Chris Crawford
(1982) menyimpulkan beberapa elemen yang terdapat dalam game diantaranya :
a. Konflik
Muncul secara alami dari interaksi didalam game
dimana pemain secara aktif mengejar beberapa tujuan. Rintangan mencegah pemain
dalam mencapai tujuan dengan mudah. Apabila rintangan secara aktif atau dinamis
dibuat untuk merespon pemain, tantangan tersebut adalah game, sehingga
rintangan atau penghalang ini memerlukan kecerdasan untuk menghalangi pemain
mencapai tujuan.
b. Interaksi
Media seperti lukisan merepresentasikan realitas
secara statis, beberapa media seperti film, musik dan tarian dengan dinamis
memperlihatkan perubahan seiring waktu. Yang menarik dari realitas adalah
bagaimana hal tersebut berubah, dalam sebuah webwork yang rumit dengan sebab
dan akibat dimana segala sesuatu terikat satu sama lain. Cara paling tepat
untuk menjelaskan webwork ini adalah dengan membiarkan pengguna untuk
menjelajah setiap celah dalam web dan membiarkan pengguna mengamati efek dari
penjelajahan mereka.
c. Representasi
Game adalah sistem formal yang tertutup secara
subyektif menggambarkan bagian dari kenyataan, dikatakan tertutup karena game
memiliki kelengkapan struktur yang mandiri. Sebuah game menciptakan
representasi subjektif dan sengaja disederhanakan dari realitas emosional. Game
bukan sebuah representasi yang akurat dari realitas objektif, akurasi objektif
hanya diperlukan untuk mendukung fantasi pemain. Fantasi pemain merupakan kunci
utama dalam membuat game secara psikologis terasa nyata.
d. Safety
Conflict menyiratkan bahaya, bahaya berarti resiko
menyakitkan yang tidak diinginkan. Karena itu, game adalah cara cerdas yang
menyediakan pengalaman psikologis dari conflict dan bahaya yang tidak
mempengaruhi fisik pemain.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar